PURUK CAHU - Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, mengatakan, dirinya sangat prihatin terhadap musibah yang kembali melanda wilayah tersebut. Sebab, banjir dan longsor di sejumlah titik menyebabkan kerusakan parah.
Menurut Bebie, bencana alam tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk jembatan, sekolah, jalan, hingga area Taman Makam Pahlawan di Puruk Cahu.
“Kondisi hari ini di Kota Puruk Cahu sangat memprihatinkan. Debit air masih terus naik, dan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan akibat longsor,” katanya kepada Kalteng24.com, Sabtu (4/10/2025).
Bebie menyebut banjir telah menjadi bencana tahunan di Murung Raya. Dalam setahun, kejadian serupa bisa terjadi hingga tiga kali atau lebih. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem yang tidak menentu.
“Kami juga meminta pemerintah daerah agar segera mengambil langkah-langkah nyata untuk meminimalisir dampak banjir di wilayah ini,” tegasnya.
Menurutnya, banjir kali ini cukup parah. Selain merendam pemukiman warga, longsor turut memperparah kondisi di lapangan. Ia mengingatkan pentingnya gotong royong dan kewaspadaan warga di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan saling membantu. Kondisi debit air yang terus naik harus diantisipasi agar tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer